Selasa, 19 Juni 2012

perawatan edelwais- bunga keabadian

bunga edelwais
Bunga edelweis (anaphalis sp) yang rata - rata hidup di hutan sub alpin, yaitu antara 2000 s/d 3500 dpal dengan temperatur berkisar rata - rata di bawah 17 derajat celsius, yang merupakan pemandangan yang sangat indah juga sebagai obat rasa lelah setelah menempuh perjalanan pendakian. Bunga ini sering di juluki sebagai bunga abadi, karena tidak pernah layu. Tapi sayang banyak pendaki yang tidak sungkan untuk memetik bunga ini yang mungkin hanya sekedar untuk koleksi di rumah.
 banyak orang bilang kalo ni bunga merupakan lambang cinta antara 2 sejoli soalnya ni bunga punya karakter yang beda dari bunga2 yang lain. bunga edelweiss dianggap merupakan perlambang cinta, ketulusan, pengorbanan, dan keabadian ini sekarang dikategorikan sebagai tanaman langka. 
bunga edelwais
 Bunga edelweis jawa ini sudah banyak dibudidayakan oleh para petani di daerah Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah. Biasanya mereka membudidayakan dengan cara menanam anakan yang tumbuh dari biji dan tersebar di sekitar pohon induknya. Paling tidak bunga edelweis ini sebaiknya ditanam di daerah dataran tinggi lebih dari 1000 m dpl, pada tanah liat berkapur atau berpasir dengan pH (keasaman tanah) antara 4-7. Dan menyukai sinar matahari penuh.[/quote]
 eldewais bunga abadi karena untuk mendapatkannya harus berjuang untuk sampai puncak gunung agar bisa mendapatkan bunga ini . selain itu para pendaki yang ketahuan memetik bunga ini akan dikenakan hukuman , luar biasa perjuangan untuk mendapatkan bunga ini .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar